28 Anggota KONI Lampung Dicopot, Amalsyah Tarmizi: Murni untuk Efisiensi
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Ketua I KONI Lampung, Amalsyah Tarmizi memastikan, langkah pergantian antar waktu (PAW) sejumlah pengurus organisasi baru-baru ini murni untuk efisiensi dan kemajuan olahraga di masa mendatang.
Diketahui, Ketum KONI Lampung Arinal Djunaidi melakukan perombakan kepengurusan besar-besaran pada 10 Desember 2024 lalu.
Sebanyak 28 pengurus KONI Lampung Periode 2023-2027 di-PAW atau bahasa halusnya dikeluarkan dari struktur.
Amalsyah Tarmizi menegaskan, keputusan tersebut sama sekali tidak didasarkan pada faktor suka atau tidak suka terhadap individu tertentu.
“Proses PAW dilakukan melalui komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk gubernur Lampung terpilih (Mirzani Djausal),” kata Amalsyah Tarmizi, Kamis (2/1/2025).
“Gubernur terpilih akan menjadi bagian dari struktur baru KONI sebagai Ketua Dewan Pembina. Ini adalah langkah yang telah kami dikoordinasikan dengan matang," ujarnya.
Ia menambahkan, PAW ini juga diambil untuk menyesuaikan struktur organisasi dengan regulasi yang diatur dalam Permenpora Nomor 14/ 2024, khususnya pasal yang mengatur rekomendasi Menpora untuk organisasi dan pendanaan olahraga.
"Kami ingin memastikan KONI Lampung selalu relevan dan sesuai dengan peraturan yang berlaku," tegasnya.
Amalsyah juga menyoroti alasan PAW terhadap sejumlah anggota DPRD dan tokoh yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI.
“Tugas mereka di tingkat nasional cukup besar, sehingga sulit bagi mereka untuk membagi waktu dengan kontribusi aktif di KONI. Kami menghormati dan memahami prioritas baru mereka," jelasnya.
KONI Lampung
anggota KONI dicopot
Amalsyah Tarmizi
Mirzani Djausal
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
